Minggu, 03 Maret 2013

Lirik lagu dan Chord Gitar Your Call - Secondhand Serenade

"Your Call" - Secondhand Serenade

Tabbed by: Justin RiRaY Tuning: eBGDAE *The new version is tuned half step down, but it is the same chord lay out. INTRO/VERSE e|------------------------------------------| B|------------------------------------------| G|------0--------0--------0--------0--------| D|----0---0----4---0----5---5----5---0------| A|--3--------5--------7--------7------------| E|------------------------------------------| CHORUS e|------------------------------------------| B|------------------------------------------| G|------0--------0--------0--------0--------| D|----0---0----0---0----4---4----4---4------| A|--------------------5--------5------------| E|--3--------3------------------------------| e|------------------------------------------| B|------------------------------------------| G|------0--------0--------0--------0--------| D|----5---5----5---5----0---0----0---0------| A|--7--------7--------3--------3------------| E|------------------------------------------| e|------------------------------------------| B|------------------------------------------| G|------0--------0--------0--------0--------| D|----0---0----0---0----4---4----4---4------| A|--------------------5--------5------------| E|--3--------3------------------------------| e|------------------------------------------| B|------------------------------------------| G|-----0--------0------0----0----0----0-(0~)| D|---5---5----5---5---0-0--0-0--0-0--0-0(0~)| A|-7--------7--------3----3----3----3---(3~)| E|------------------------------------------| (outro) Post-CHORUS e|-------------| |----------------------| B|-------------| |----------------------| G|-------------| |---0----0----0----0---| D|-------------| |--0-0--4-0--5-5--5-0--|X2 A|--3--5-------|X4 |-3----5---------------| E|--------0--0-| |-----------0----0-----| BRIDGE e|------------------------------------------| B|------------------------------------------| G|------0--------0--------0--------0--------| D|----5---5----4---4----0---0----4---4------| A|--7--------5--------3--------5------------| E|------------------------------------------| little dingy thing e|-10-10-10-8-7--7--8--| song order INTRO X2 VERSE X6 CHORUS X2 Post-CHORUS CHORUS X2 BRIDGE X4 CHORUS X4 (outro)

Lirik lagu dan Chord Gitar "The Climb" - Miley Cyrus

Miley Cyrus song The Climb

Verse 1: C I can almost see it That dream I’m dreaming F but There’s a voice inside my head saying Dm You’ll never reach it, C Every step I’m taking, Every move I make feels F Lost with no direction Dm My faith is shaking but Refrain 1: Am Em But I Got to keep trying F Got to keep my Dm head held high Chorus 1: C There’s always going to be another mountain I’m always going to want to make it move F Always going to be an uphill battle Dm Sometimes you G going to have to lose C Ain’t about how fast I get there Ain’t about what’s waiting on the other Am G F C side It’s the climb Verse 2: C The struggles I’m facing The chances I’m taking F Sometimes they knock me down but Dm No I’m not breaking C The pain I’m knowing But these are the moments that F I’m going to remember most yeah Dm Just got to keep going Refrain 2: Am And I I got Em to be strong F Dm Just keep pushing on Chorus 2: C There’s always going to be another mountain I’m always going to want to make it move F Always going to be an uphill battle Dm Sometimes you G going to have to lose C Ain’t about how fast I get there Ain’t about what’s waiting on the other Am G F C side It’s the climb Chorus 3: C There’s always going to be another mountain I’m always going to want to make it move F Always going to be an uphill battle Dm Sometimes you G going to have to lose C Ain’t about how fast I get there Ain’t about what’s waiting on the other Am G F C side It’s the climb Outro:: C Keep on moving Keep climbing Keep the faith baby F It’s all about It’s all about C The climb Keep the faith F C(hold) Keep your faith

Pidato tentang Pemindahan Ibu Kota, Jakarta


 Pemindahan Ibu Kota
 
Assalamualaikum wr. wb.
Yang saya hormati Ibu Yunar selaku guru pembimbing mata pelajaran Bahasa Indonesia
Dan yang saya sayangi teman-temanku kelas 9
     Puji syukur marilah senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah swt. karena atas rahmat, karunia, dan hidayah-Nya kita semua dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat walafiat. Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan pidato singkat tentang pemindahan ibu kota Republik Indonesia, Jakarta.
Hadirin yang berbahagia,
     Beberapa masalah kehidupan seperti kemacetan lalu lintas, bencana banjir di musim hujan, kepadatan penduduk, kriminalitas, dan masalah lainnya, sering terjadi di ibu kota negara kita tercinta, Indonesia. Masalah-masalah tersebut sudah semakin komplek. Tidak mudah untuk mengatasi masalh-masalah yang terjadi di ibu kota. Misalnya saja banjir. Akhir-akhir ini banjir besar telah melanda ibu kota. Bahkan, luapan air sudah masuk ke Istana Negara dan ironisnya hal tersebut terjadi bertepatan dengan penyambutan SBY atas kedatangan Presiden Republik Argentina, Y. M. Christina Elisabet Fernandez De Kirchner.
     Selain itu, banjir tersebut juga berdampak besar bagi warga Jakarta. Sekolah-sekolah di Jakarta yang terendam terpaksa diliburkan, jutaan pengguna jalan terjebak di jalan raya. Bahkan PT PLN Distribusi Jakarta Raya memadamkan sejumlah gardu. Ratusan gardu dipadamkan untuk wilayah Jakarta dan Tangerang. Pastinya pemadaman tersebut mengakibatkan sejumlah warga harus bertahan di rumah mereka atau di posko tanpa listrik.
Hadirin yang berbahagia,
     Di sisi lain, pemindahan ibu kota Republik Indonesia mulai lagi diperbincangkan oleh berbagai pihak pasca banjir besar mengepung Jakarta. Ada yang berpendapat pemindahan tersebut sangat diperlukan mengingat permasalahan Jakarta yang semakin meningkat. Ada juga yang berpendapat pemindahan ibu kota di Jakarta belum perlu dilakukan karena masalah-masalah tersebut masih dapat diatasi. Namun, fakta bahwa maslah-masalah di Jakarta tak kunjung reda tidak dapat kita pungkiri bukan?
     Sementara itu, Provinsi Lampung sudah menyatakan kesiapannya sebagai calon pusat pemerintahan RI. Bahkan tim kajian pemindahan ibu kota ke Lampung sudah beroperasi. Lampung dinilai lebih bak dibanding kandidat provinsi-provinsi lain seperti Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jawa Baral, dan Banten.
Hadirin yang berbahagia,
     Memang tidak bisa dipungkiri bahwa penyelesaian masalah-masalah di Jakarta itu tidak mudah. Tetapi pasti tetap ada jalan keluarnya. Semua masalah di Jakarta harus segera diatasi, entah bagaimanapun caranya. Semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, bahkan masyarakat, harus ikut berperan, karena masalah tersebut sudah menjadi masalah kita bersama atau merupakan masalah nasional. Untuk itu mari kita semua membangun Jakarta yang lebih baik.
     Sekian pidato yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat. Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan. Terima kasih atas perhatiannya, akhir kata
Wassalamualaikum wr. wb.

Lirk lagu dan chord gitar "Thousand Years" - Christina Perry

Thousand Years - Christina Perry

 

Intro- [x02233]

G...G/F#.Em7...A7sus4.Cadd9...G6.G..D..


Cadd9
Heartbeats fast
           G 
Colors and promises 
          Em7
How to be brave 
          Dsus4     D/F# Cadd9
How can I love when I'm afraid to fall 
                 G
But watching you stand alone           [x02033]
          Em7            Dsus4 G       Asus4/G
All of my doubt suddenly goes away somehow 
         Em7  D -once             
One step clo--ser 

G                    Dsus4   D/F#
I have died everyday waiting for you
Em7                     Dsus4  D/F# 
Darling don't be afraid I have loved you 
      Cadd9
For a thousand years 
                 G/F#     D/F# -once
I love you for a thousand more 


Cadd9....


Cadd9
Time stands still
          G
Beauty in all she is 
          Em7  
I will be brave
           Dsus4 G      Cadd9
I will not let anything take away 
                   G
What's standing in front of me 
      Em7
Every breath           [x02033]
      Dsus4    G       Asus4/G
Every hour has come to this 
         Em7  D -once           
One step clo--ser
 

G                    Dsus4   D/F#
I have died everyday waiting for you
Em7                     Dsus4  D/F# 
Darling don't be afraid I have loved you 
      Cadd9
For a thousand years 
                 G/F#     D/F#
I love you for a thousand more 

G                        Dsus4   D/F#
'nd all along I believed I would find you
Em7                           
Time has brought your heart to me 
Dsus4  D/F#            Cadd9
I have loved you for a thousand years 
                    Dsus4    D
I'll love you for a thousand more 


G....Em7....Cadd9....G6..Dsus4..
Cadd9 -softly strumming

                    [x02033]
(Cadd9)  Em7  Dsus4 Asus4/G
One step clo--ser
         Em7  D -once
One step clo--ser 


G                    Dsus4   D/F#
I have died everyday waiting for you
Em7                     Dsus4  D/F# 
Darling don't be afraid I have loved you 
      Cadd9
For a thousand years 
                 G/F#     D/F#
I love you for a thousand more 

G                        Dsus4   D/F#
'nd all along I believed I would find you
Em7                           
Time has brought your heart to me 
Dsus4  D/F#            Cadd9
I have loved you for a thousand years 
                    Dsus4    D
I'll love you for a thousand more

 
Outro-
Cadd9....G6.....Cadd9....G6..Dsus4..Cadd9 -once

Cerpenku Kelas 7


Waktu Luang Di Laboratorium PTD
            Hari ini hari Jum’at. Seperti hari-hari biasanya, aku bangun pagi pukul 5, walaupun masih sedikit malas. Setelah bangun, aku pergi mengambil air wudhu, lalu sholat subuh. Setelah selesai sholat subuh, aku mandi dan sarapan. Akhirnya aku berangkat ke sekolah, diantar oleh ibuku.
            Setiap hari aku berangkat ke SMP N 1 Magelang. Aku adalah salah satu siswa dari kelas 7B. Jadwal pelajaran kelas 7B di hari Jum’at ada 4, yaitu sejarah, agama, PTD (Pendidikan Teknologi Dasar), dan Bahasa Indonesia.
            Bel tanda masukpun berbunyi. Sekarang dimulai pelajaran sejarah. Setelah pelajaran sejarah selesai, aku bersama teman-temanku pergi ke musholla, karena memang biasanya jika pelajaran agama Islam, kegiatan pembelajarannya diadakan di musholla. Beberapa waktu berlalu, pelajaran agama sudah selesai. Sekarang pelajaran PTD. Aku dan teman-temanku pergi ke kelas, megambil buku pelajaran PTD, lalu pergi ke laboratorium PTD.
            Akhirnya kita semua sampai di laboratorium PTD. Di laboratorium PTD, Pak Riyanto guru PTD kami, menyuruh kami untuk mempelajari materi PTD. Sekitar 15 menit berlalu dan aku rasa sudah cukup mempelajari materi PTDnya. Jadi sekarang ada waktu luang nih! Aku ingin menggunakan waktu luangku ini, untuk bermain internet. Tiba-tiba aku teringat sebuah situs, dimana di situs itu, aku bisa berbicara dengan orang asing dari seluruh dunia secara tertulis atau video. Yang tidak lain, nama situs itu adalah omegle.com. Aku langsung membuka situs itu dan memilih untuk berbicara secara tertulis.
 Selain untuk mengisi waktu luang, aku membuka situs ini juga untuk melatih kemampuan bahasa inggrisku. Karena di situs ini kita bercakap-cakap dengan orang asing menggunakan Bahasa Inggris. Biasanya, setelah kita membuka situs ini dan memulai percakapan, akan tampil tulisan “You” dan “Stranger” di monitor. “You” berarti kita dan “Stranger” berarti orang asing.
Untuk mulai percakapan, biasanya aku mengetik kata, Hi. Asl please. Asl merupakan kependekan dari age, sex, live, yang artinya di bahasa indonesia adalah umur, jenis kelamin, tempat tinggal. Biasanya, bila kita menuliskan tempat tinggal, hanya disebutkan negara dimana kita tinggal.
Akhirnya aku mulai percakapan tersebut. Seperti yang sudah aku bilang, aku memulai percakapan dengan mengetik,”Hi. Asl please.”
Stranger menjawab, “You first”.                           
Aku jawab, “12 f indonesia”. Bagi yang belum tahu, f adalah singkatan dari female yang berarti perempuan dan m singkatan dari male yang artinya laki-laki.
Setelah itu Stranger jawab,”ow too old for me”. Ternyata nenurutnya aku terlalu tua. Hahaha.. Lalu Stranger memutuskan percakapan ini.
Aku mulai percakapan baru dan ku lihat di monitor, Stranger telah menulis,“Hey. Asl please”.
Aku menjawab,”You first”
”26 m. And you? ”, jawabnya tanpa menuliskan dimana dia tinggal.
Aku jawab lagi,”12 f Indonesia”. Dan lagi-lagi Stranger memutuskan percakan tersebut. Mungkin, karena aku terlalu muda.
Aku mulai lagi percakapan baru. Lalu aku ketik kata,”Hi”
Stranger menjawab,”Hey. Asl?”
Aku jawab lagi seperti percakapan-percakapan sebelumnya, yaitu,”12 f Indonesia. And you?”
Stranger menjawab,”13 m Indonesia”. Dalam pikiranku berpikir, pasti Strangernya bisa berbahasa Indonesia. Lalu aku ketik,“Berarti kamu bisa bahasa Indonesia dong?” .
“Cool” jawab Stranger yang masih dengan bahasa inggris. Aku curiga, jangan-jangan Strangernya bukan orang Indonesia. Akhirnya, karena aku merasa di bohongi, aku putus saja percakapan ini. Akhirnya aku kembali memulai percakapan baru lagi.
           
Dan lagi-lagi di monitor sudah tertulis,”Hi. Asl” dari Stranger.
            Aku jawab lagi dengan, “12 f Indonesia. And you??”.
            Stranger jawab,”13 f Indonesia”
            Aku bertanya,”Kamu bisa bahasa Indonesia kan?”. Aku ingin memastikan kali ini benar-benar orang Indonesia.
            “Bisa donk. Dari Indonesia gitu.” jawab Stranger. Aku terkejut tetapi tidak terlalu terkejut, karena sebelum percakapan ini, aku juga sudah pernah bercakap-cakap dengan orang Indonesia. Percakapan tersebut mulai seru.
            “Kamu tinggalnya dimana?”, tanyaku.
            “Magelang. Tau Magelang nggak? Klo kamu?”, jawab Stranger. Dan rasa terkejutku semakin bertambah karena aku juga tinggal di Magelang.
            “Aku juga di Magelang. Kamu sekolahnya dimana?”, tanyaku penasaran.
            “Di smpn 1 magelang. Kamu?”, balas Stranger. Rasa terkejutku terus bertambah dan bertambah. Ternyata Stranger juga sekolah di SMP N 1 Magelang. Saat itu Febri teman di sebelahku melihat monitor komputerku dan membaca percakapanku di omegle. Dia juga terkejut. Lalu dia memberi komentar,”Mungkin Strangernya kakak kelas”. Dalam pikiranku juga bekata begitu.
            “Aku juga di smp 1 magelang.” balasku.
            “Ah kamu bohong ya?” jawab Stranger tidak percaya.
            “Bener!!!”, jawabku.   
“Kamu kelas berapa?” Tanya Stranger lagi.
“Kelas 7. Di kelas 7B.” Percakapanku terhenti sejenak karena tiba-tiba aku dipanggil oleh Arizka teman sekelasku. Dia bertanya,”Kamu lagi buka omegle ya?”
            “Iya.” jawabku.
            “Oh, ternyata Ica yang lagi buka omegle.”, kata Arizka kepada Utari. Tanpa pikir panjang,  aku rasa, aku sudah mengerti permasalahannya. Aku langsung pergi ke tempat duduk Utari, mumpung sekarang Pak Riyanto sedang tidak ada di meja guru. Aku ingin melihat monitor komputer Utari. Setelah aku lihat, ternyata  Utari sedang membuka omegle dan percakapannya sama dengan yang ada di monitor komputerku. Utari juga pergi ke monitorku untuk melihat percakapanku di omegle. Setelah melihat monitor Utari aku langsung berkata,”Ternyata bener Strangernya Utari…”.
Retno, teman sekelasku yang duduk di sebelah kanan Utari juga sudah mengerti permasalahannya, dan begitu mendengar perkataanku, ia langsung tertawa. Teman-teman lain yang mengerti permasalahan ini juga ikut tertawa. Aku dan Utari pun juga ikut tertawa.
Saat itu rasa terkejut Utari dan rasa terkejutku memuncak. Perasaanku campur aduk, ada rasa terkejut, tidak percaya, geli, ah pokoknya banyak. Ini benar-benar kesempatan yang langka. Bayangkan, di omegle, kita dapat bertemu dengan orang-orang dari seluruh dunia. Tetapi sekarang aku bertemu dengan orang Indonesia yang sama-sama di Magelang, bersekolah di SMP N 1 Magelang kelas 7B dan berada di laboratorium PTD. Hal ini benar-benar hal yang tidak biasa. Kok bisa ya? begitulah tanya dalam hatiku.
            Setelah melihat monitor komputer Utari aku langsung kembali ke tempat dudukku yang masih dengan perasaan tidak menyangka. Setelah duduk, Febri berkata,”Dulu kan, Kreiton pernah ngomong, kemungkinan kalo sekelas bisa ketemu di omegle itu 1:1.000.000.000. Yang dibilang Kreiton itu mungkin bener, tapi perbandingannya mungkin nggak sebesar itu. Sekarang kita punya bukti kalau perbandingannya nggak akan sebesar itu”. Aku mengangguk. Tetapi, sayangnya hari itu aku dan Febri tidak bisa membuktikannya kepada Kreiton, karena Kreiton tidak masuk sekolah. Dia sedang mengikuti Lomba Robotik di Jakarta.
            Karena hal ini kesempatan langka, aku dan Utari tidak mau memutuskan percakapan ini sampai bel istirahat berbunyi. Akhirnya bel tanda istirahat berbunyi. Dengan terpaksa aku memutuskan percakapan ini. Untuk kenang-kenangan dan bukti, aku cepat-cepat menyuruh Utari untuk meng-copy percakapanku dan Utari di omegle, lalu disimpan di flashdish Utari. Aku tidak bisa meng-copy percakapan tadi karena aku tidak membawa flash-disk.
Setelah selesai istirahat, dimulai pelajaran Bahasa Indonesia. Waktu itu, guru Bahasa Indonesia kami, Bu Rita, meminta kami untuk membuat cerita tentang

pengalaman yang mengesankan. Kebetulan sekali, aku ingin membuat cerpen tentang kejadian tadi, di Laboratorium PTD untuk mengenangnya. Pengalaman ini adalah pengalaman yang berkesan dan langka, oleh karena itu, aku akan mengingatnya selalu.



Disusun Oleh:

Nama           : Frisalia Briliantia Dini
Kelas            : 7B
Absen           : 8

Sholat Dhuha dan Manfaatnya


Keutamaan, Manfaat, Rahasia Sholat Dhuha


Dari Abu Dzar, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda: “Pada pagi hari setiap tulang (persendian) dari kalian akan dihitung sebagai sedekah. Maka setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, memerintahkan kebaikan (amar ma’ruf) dan melarang dari berbuat munkar (nahi munkar) adalah sedekah. Semua itu cukup dengan dua rakaat yang dilaksanakan di waktu Dhuha.”
[HR. Muslim, Abu Dawud dan riwayat Bukhari dari Abu Hurairah]

Dari Abu Hurairah, ia berkata: “Kekasihku Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah berwasiat kepadaku tiga perkara: [1] puasa tiga hari setiap bulan, [2] dua rakaat shalat Dhuha dan [3] melaksanakan shalat witir sebelum tidur.”
[HR. Bukhari, Muslim, Turmuzi, Abu Dawud, Nasa’i, Ahmad dan Ad-Darami]

Dari Abud Darda, ia berkata: “Kekasihku telah berwasiat kepadaku tiga hal. Hendaklah saya tidak pernah meninggalkan ketiga hal itu selama saya masih hidup: [1] menunaikan puasa selama tiga hari pada setiap bulan, [2] mengerjakan shalat Dhuha, dan [3] tidak tidur sebelum menunaikan shalat Witir.”
[HR. Muslim, Abu Dawud, Turmuzi dan Nasa’i]

Dari Anas [bin Malik], bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha sebanyak 12 (dua belas) rakaat, maka ALLAH akan membangunkan untuknya istana di syurga”.
[HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan]

Dari Abu Said [Al-Khudry], ia berkata: Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakan shalat Dhuha, sehingga kami mengira bahwa beliau tidak pernah meninggalkannya. Dan jika beliau meninggalkannya, kami mengira seakan-akan beliau tidak pernah mengerjakannya”.
[HR. Turmuzi, hadis hasan]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Shalat Dhuha itu dapat mendatangkan rejeki dan menolak kefakiran. Dan tidak ada yang akan memelihara shalat Dhuha melainkan orang-orang yang bertaubat.”
[HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan]

Anjuran Shalat Dhuha

Dari Aisyah, ia berkata: “Saya tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menunaikan shalat Dhuha, sedangkan saya sendiri mengerjakannya. Sesungguhnya Rasulullah SAW pasti akan meninggalkan sebuah perbuatan meskipun beliau menyukai untuk mengerjakannya. Beliau berbuat seperti itu karena khawatir jikalau orang-orang ikut mengerjakan amalan itu sehingga mereka menganggapnya sebagai ibadah yang hukumnya wajib (fardhu).”
[HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ahmad, Malik dan Ad-Darami] ditulis di blog fadlie.web.id

Dalam Syarah An-Nawawi disebutkan:
Aisyah berkata seperti itu karena dia tidak setiap saat bersama Rasulullah. Pada saat itu Rasulullah memiliki istri sebanyak 9 (sembilan) orang. Jadi Aisyah harus menunggu selama 8 hari sebelum gilirannya tiba. Dalam masa 8 hari itu, tidak selamanya Aisyah mengetahui apa-apa yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di rumah istri beliau yang lain.

Waktu Afdol untuk Shalat Dhuha 

Dari Zaid bin Arqam, bahwa ia melihat orang-orang mengerjakan shalat Dhuha [pada waktu yang belum begitu siang], maka ia berkata: “Ingatlah, sesungguhnya mereka telah mengetahui bahwa shalat Dhuha pada selain saat-saat seperti itu adalah lebih utama, karena sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Shalatnya orang-orang yang kembali kepada ALLAH adalah pada waktu anak-anak onta sudah bangun dari pembaringannya karena tersengat panasnya matahari”.
[HR. Muslim]

Penjelasan:
Anak-anak onta sudah bangun karena panas matahari itu diqiyaskan dengan pagi hari jam 08:00, adapun sebelum jam itu dianggap belum ada matahari yang sinarnya dapat membangunkan anak onta.
Jadi dari rincian penjelasan diatas dapat disimpulkan waktu yg paling afdol untuk melaksanakan dhuha adalah Antara jam 08:00 ~ 11:00

Jumlah Rakaat Shalat Dhuha

>> 4 RAKAAT
Dari Mu’dzah, bahwa ia bertanya kepada Aisyah: “Berapa jumlah rakaat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika menunaikan shalat Dhuha?”
Aisyah menjawab: “Empat rakaat dan beliau menambah bilangan rakaatnya sebanyak yang beliau suka.” [HR. Muslim dan Ibnu Majah]

>> 12 RAKAAT
Dari Anas [bin Malik], bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha sebanyak 12 (dua belas) rakaat, maka ALLAH akan membangunkan untuknya istana di syurga”.
[HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan]

>> 8 RAKAAT
Dari Ummu Hani binti Abu Thalib, ia berkata: “Saya berjunjung kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada tahun Fathu (Penaklukan) Makkah. Saya menemukan beliau sedang mandi dengan ditutupi sehelai busana oleh Fathimah putri beliau”.
Ummu Hani berkata: “Maka kemudian aku mengucapkan salam”. Rasulullah pun bersabda: “Siapakah itu?” Saya menjawab: “Ummu Hani binti Abu Thalib”. Rasulullah SAW bersabda: “Selamat datang wahai Ummu Hani”.
Sesudah mandi beliau menunaikan shalat sebanyak 8 (delapan) rakaat dengan berselimut satu potong baju. Sesudah shalat saya (Ummu Hani) berkata: “Wahai Rasulullah, putra ibu Ali bin Abi Thalib menyangka bahwa dia boleh membunuh seorang laki-laki yang telah aku lindungi, yakni fulan Ibnu Hubairah”.
Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “sesungguhnya kami juga melindungi orang yang kamu lindungi, wahai Ummu Hani”.
Ummu Hani juga berkata: “Hal itu (Rasulullah shalat) terjadi pada waktu Dhuha.”
[HR. Muslim]

Tata Cara Shalat Dhuha
  1. Berniat untuk melaksanakan shalat sunat Dhuha setiap 2 rakaat 1 salam. Seperti biasa bahwa niat itu tidak harus dilafazkan, karena niat sudah dianggap cukup meski hanya di dalam hati.
  2. Membaca surah Al-Fatihah
  3. Membaca surah Asy-Syamsu (QS:91) pada rakaat pertama, atau cukup dengan membaca Qulya (QS:109) jika tidak hafal surah Asy-Syamsu itu.
  4. Membaca surah Adh-Dhuha (QS:93) pada rakaat kedua, atau cukup dengan membaca Qulhu (QS:112) jika tidak hafal surah Adh-Dhuha.
  5. Rukuk, iktidal, sujud, duduk dua sujud, tasyahud dan salam adalah sama sebagaimana tata cara pelaksanaan shalat fardhu.
  6. Menutup shalat Dhuha dengan berdoa. Inipun bukan sesuatu yang wajib, hanya saja berdoa adalah kebiasaan yang sangat baik dan dianjurkan sebagai tanda penghambaan kita kepada ALLAH.
Catatan
·         Sebagaimana shalat sunat lainnya, Dhuha dikerjakan dengan 2 rakaat 2 rakaat, artinya pada setiap 2 rakaat harus diakhiri dengan 1 kali salam.

·         Adapun surah-surah yang dibaca itu tidak ada hadis yang mengaturnya melainkan sekedar ijtihad belaka, kecuali membaca Qulya dan Qulhu adalah sunnah Rasulullah, tetapi bukan untuk shalat Dhuha, melainkan shalat Fajr. Kita tidak dibatasi membaca surah yang manapun yang kita sukai, karena semua Al-Qur’an adalah kebaikan.

·         Doa pun tidak dibatasi, kita boleh berdoa apa saja asalkan bukan doa untuk keburukan.

·         Doa yang terkenal dalam mazhab Syafi’i ada pada slide selanjutnya. Selain doa itu kita boleh membaca doa yang kita sukai. Namun karena ada aturan mazhab, maka hendaklah kita jangan melupakan agar memulai doa itu dengan menyebut nama ALLAH, memuji syukur kepada-NYA dan kemudian bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Do’a Sesudah Shalat Dhuha
Doa sesudah sholat dhuha

 
ALLAAHUMMA INNADH-DHUHAA ‘ADHUHAA ‘UKA – WAL BAHAA ‘ABAHAA ‘UKA – WAL JAMAALA JAMAALUKA – WAL QUWWATA QUWWATUKA – WAL QUDRATA QUDRATUKA – WAL ‘ISHMATA ‘ISHMATUKA.
ALLAAHUMMA IN KAANA RIZQII FIS-SAMAA ‘I FA ANZILHU – WA IN KAANA FIL ARDI FA AKHRIJHU – WA IN KAANA MU’ASSARAN FA YASSIRHU – WA IN KAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU – WA IN KAANA BA’IIDAN FA QARRIBHU, BIHAQQI DHUHAA ‘IKA, WA BAHAA ‘IKA, WA JAMAALIKA, WA QUWWATIKA, WA QUDRATIKA.
AATINII MAA ‘ATAITA ‘IBAADAKASH-SHAALIHIIN.

Artinya:

“Wahai ALLAH, bahwasanya waktu Dhuha itu waktu Dhuha-MU – dan kecantikan adalah kecantikan-MU – dan keindahan adalah keindahan-MU – dan kekuatan adalah kekuatan-MU – dan kekuasaan adalah kekuasaan-MU – dan perlindungan itu adalah perlindungan-MU.
Wahai ALLAH, jikalau rejekiku masih diatas langit, maka turunkanlah – Dan jikalau ada didalam bumi maka keluarkanlah – dan jikalau sukar maka mudahkanlah – dan jika haram maka sucikanlah – dan jikalau masih jauh maka dekatkanlah dengan berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-MU.
Limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambamu yang shaleh.”