"Your Call" - Secondhand Serenade
Tabbed by: Justin RiRaY Tuning: eBGDAE *The new version is tuned half step down, but it is the same chord lay out. INTRO/VERSE e|------------------------------------------| B|------------------------------------------| G|------0--------0--------0--------0--------| D|----0---0----4---0----5---5----5---0------| A|--3--------5--------7--------7------------| E|------------------------------------------| CHORUS e|------------------------------------------| B|------------------------------------------| G|------0--------0--------0--------0--------| D|----0---0----0---0----4---4----4---4------| A|--------------------5--------5------------| E|--3--------3------------------------------| e|------------------------------------------| B|------------------------------------------| G|------0--------0--------0--------0--------| D|----5---5----5---5----0---0----0---0------| A|--7--------7--------3--------3------------| E|------------------------------------------| e|------------------------------------------| B|------------------------------------------| G|------0--------0--------0--------0--------| D|----0---0----0---0----4---4----4---4------| A|--------------------5--------5------------| E|--3--------3------------------------------| e|------------------------------------------| B|------------------------------------------| G|-----0--------0------0----0----0----0-(0~)| D|---5---5----5---5---0-0--0-0--0-0--0-0(0~)| A|-7--------7--------3----3----3----3---(3~)| E|------------------------------------------| (outro) Post-CHORUS e|-------------| |----------------------| B|-------------| |----------------------| G|-------------| |---0----0----0----0---| D|-------------| |--0-0--4-0--5-5--5-0--|X2 A|--3--5-------|X4 |-3----5---------------| E|--------0--0-| |-----------0----0-----| BRIDGE e|------------------------------------------| B|------------------------------------------| G|------0--------0--------0--------0--------| D|----5---5----4---4----0---0----4---4------| A|--7--------5--------3--------5------------| E|------------------------------------------| little dingy thing e|-10-10-10-8-7--7--8--| song order INTRO X2 VERSE X6 CHORUS X2 Post-CHORUS CHORUS X2 BRIDGE X4 CHORUS X4 (outro)
Minggu, 03 Maret 2013
Lirik lagu dan Chord Gitar Your Call - Secondhand Serenade
Lirik lagu dan Chord Gitar "The Climb" - Miley Cyrus
Miley Cyrus song The Climb
Verse 1: C I can almost see it That dream I’m dreaming F but There’s a voice inside my head saying Dm You’ll never reach it, C Every step I’m taking, Every move I make feels F Lost with no direction Dm My faith is shaking but Refrain 1: Am Em But I Got to keep trying F Got to keep my Dm head held high Chorus 1: C There’s always going to be another mountain I’m always going to want to make it move F Always going to be an uphill battle Dm Sometimes you G going to have to lose C Ain’t about how fast I get there Ain’t about what’s waiting on the other Am G F C side It’s the climb Verse 2: C The struggles I’m facing The chances I’m taking F Sometimes they knock me down but Dm No I’m not breaking C The pain I’m knowing But these are the moments that F I’m going to remember most yeah Dm Just got to keep going Refrain 2: Am And I I got Em to be strong F Dm Just keep pushing on Chorus 2: C There’s always going to be another mountain I’m always going to want to make it move F Always going to be an uphill battle Dm Sometimes you G going to have to lose C Ain’t about how fast I get there Ain’t about what’s waiting on the other Am G F C side It’s the climb Chorus 3: C There’s always going to be another mountain I’m always going to want to make it move F Always going to be an uphill battle Dm Sometimes you G going to have to lose C Ain’t about how fast I get there Ain’t about what’s waiting on the other Am G F C side It’s the climb Outro:: C Keep on moving Keep climbing Keep the faith baby F It’s all about It’s all about C The climb Keep the faith F C(hold) Keep your faith
Pidato tentang Pemindahan Ibu Kota, Jakarta
Pemindahan Ibu Kota
Assalamualaikum wr. wb.
Yang saya hormati Ibu Yunar selaku guru
pembimbing mata pelajaran Bahasa Indonesia
Dan yang saya sayangi teman-temanku kelas 9
Puji
syukur marilah senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah swt. karena atas
rahmat, karunia, dan hidayah-Nya kita semua dapat berkumpul di tempat ini dalam
keadaan sehat walafiat. Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan pidato
singkat tentang pemindahan ibu kota Republik Indonesia, Jakarta.
Hadirin yang berbahagia,
Beberapa
masalah kehidupan seperti kemacetan lalu lintas, bencana banjir di musim hujan,
kepadatan penduduk, kriminalitas, dan masalah lainnya, sering terjadi di ibu
kota negara kita tercinta, Indonesia. Masalah-masalah tersebut sudah semakin
komplek. Tidak mudah untuk mengatasi masalh-masalah yang terjadi di ibu kota.
Misalnya saja banjir. Akhir-akhir ini banjir besar telah melanda ibu kota.
Bahkan, luapan air sudah masuk ke Istana Negara dan ironisnya hal tersebut
terjadi bertepatan dengan penyambutan SBY atas kedatangan Presiden Republik
Argentina, Y. M. Christina Elisabet Fernandez De Kirchner.
Selain
itu, banjir tersebut juga berdampak besar bagi warga Jakarta. Sekolah-sekolah di
Jakarta yang terendam terpaksa diliburkan, jutaan pengguna jalan terjebak di
jalan raya. Bahkan PT PLN Distribusi Jakarta Raya memadamkan sejumlah gardu.
Ratusan gardu dipadamkan untuk wilayah Jakarta dan Tangerang. Pastinya pemadaman
tersebut mengakibatkan sejumlah warga harus bertahan di rumah mereka atau di
posko tanpa listrik.
Hadirin yang berbahagia,
Di
sisi lain, pemindahan ibu kota Republik Indonesia mulai lagi diperbincangkan
oleh berbagai pihak pasca banjir besar mengepung Jakarta. Ada yang berpendapat
pemindahan tersebut sangat diperlukan mengingat permasalahan Jakarta yang
semakin meningkat. Ada juga yang berpendapat pemindahan ibu kota di Jakarta
belum perlu dilakukan karena masalah-masalah tersebut masih dapat diatasi. Namun,
fakta bahwa maslah-masalah di Jakarta tak kunjung reda tidak dapat kita
pungkiri bukan?
Sementara
itu, Provinsi Lampung sudah menyatakan kesiapannya sebagai calon pusat
pemerintahan RI. Bahkan tim kajian pemindahan ibu kota ke Lampung sudah beroperasi.
Lampung dinilai lebih bak dibanding kandidat provinsi-provinsi lain seperti
Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jawa Baral, dan Banten.
Hadirin yang berbahagia,
Memang
tidak bisa dipungkiri bahwa penyelesaian masalah-masalah di Jakarta itu tidak
mudah. Tetapi pasti tetap ada jalan keluarnya. Semua masalah di Jakarta harus
segera diatasi, entah bagaimanapun caranya. Semua pihak, mulai dari pemerintah
daerah, pemerintah pusat, bahkan masyarakat, harus ikut berperan, karena
masalah tersebut sudah menjadi masalah kita bersama atau merupakan masalah
nasional. Untuk itu mari kita semua membangun Jakarta yang lebih baik.
Sekian
pidato yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat. Mohon maaf bila ada
kata-kata yang kurang berkenan. Terima kasih atas perhatiannya, akhir kata
Wassalamualaikum wr. wb.
Label:
kelas 9,
Pidato,
pidato dari tajuk rencana,
tugas pidato
Lirk lagu dan chord gitar "Thousand Years" - Christina Perry
Thousand Years - Christina Perry
Intro- [x02233]
G...G/F#.Em7...A7sus4.Cadd9...G6.G..D.. Cadd9 Heartbeats fast G Colors and promises Em7 How to be brave Dsus4 D/F# Cadd9 How can I love when I'm afraid to fall G But watching you stand alone [x02033] Em7 Dsus4 G Asus4/G All of my doubt suddenly goes away somehow Em7 D -once One step clo--ser G Dsus4 D/F# I have died everyday waiting for you Em7 Dsus4 D/F# Darling don't be afraid I have loved you Cadd9 For a thousand years G/F# D/F# -once I love you for a thousand more Cadd9.... Cadd9 Time stands still G Beauty in all she is Em7 I will be brave Dsus4 G Cadd9 I will not let anything take away G What's standing in front of me Em7 Every breath [x02033] Dsus4 G Asus4/G Every hour has come to this Em7 D -once One step clo--ser G Dsus4 D/F# I have died everyday waiting for you Em7 Dsus4 D/F# Darling don't be afraid I have loved you Cadd9 For a thousand years G/F# D/F# I love you for a thousand more G Dsus4 D/F# 'nd all along I believed I would find you Em7 Time has brought your heart to me Dsus4 D/F# Cadd9 I have loved you for a thousand years Dsus4 D I'll love you for a thousand more G....Em7....Cadd9....G6..Dsus4.. Cadd9 -softly strumming [x02033] (Cadd9) Em7 Dsus4 Asus4/G One step clo--ser Em7 D -once One step clo--ser G Dsus4 D/F# I have died everyday waiting for you Em7 Dsus4 D/F# Darling don't be afraid I have loved you Cadd9 For a thousand years G/F# D/F# I love you for a thousand more G Dsus4 D/F# 'nd all along I believed I would find you Em7 Time has brought your heart to me Dsus4 D/F# Cadd9 I have loved you for a thousand years Dsus4 D I'll love you for a thousand more Outro- Cadd9....G6.....Cadd9....G6..Dsus4..Cadd9 -once
Cerpenku Kelas 7
Waktu
Luang Di Laboratorium PTD
Hari ini hari
Jum’at. Seperti hari-hari biasanya, aku bangun pagi pukul 5, walaupun masih
sedikit malas. Setelah bangun, aku pergi mengambil air wudhu, lalu sholat
subuh. Setelah selesai sholat subuh, aku mandi dan sarapan. Akhirnya aku
berangkat ke sekolah, diantar oleh ibuku.
Setiap hari aku berangkat ke SMP N 1
Magelang. Aku adalah salah satu siswa dari kelas 7B. Jadwal pelajaran kelas 7B
di hari Jum’at ada 4, yaitu sejarah, agama, PTD (Pendidikan Teknologi Dasar),
dan Bahasa Indonesia.
Bel tanda masukpun berbunyi.
Sekarang dimulai pelajaran sejarah. Setelah pelajaran sejarah selesai, aku
bersama teman-temanku pergi ke musholla, karena memang biasanya jika pelajaran
agama Islam, kegiatan pembelajarannya diadakan di musholla. Beberapa waktu
berlalu, pelajaran agama sudah selesai. Sekarang pelajaran PTD. Aku dan
teman-temanku pergi ke kelas, megambil buku pelajaran PTD, lalu pergi ke
laboratorium PTD.
Akhirnya kita semua sampai di
laboratorium PTD. Di laboratorium PTD, Pak Riyanto guru PTD kami, menyuruh kami
untuk mempelajari materi PTD. Sekitar 15 menit berlalu dan aku rasa sudah cukup
mempelajari materi PTDnya. Jadi sekarang ada waktu luang nih! Aku ingin
menggunakan waktu luangku ini, untuk bermain internet. Tiba-tiba aku teringat
sebuah situs, dimana di situs itu, aku bisa berbicara dengan orang asing dari
seluruh dunia secara tertulis atau video. Yang tidak lain, nama situs itu
adalah omegle.com. Aku langsung membuka situs itu dan memilih untuk berbicara
secara tertulis.
Selain untuk mengisi waktu luang, aku membuka
situs ini juga untuk melatih kemampuan bahasa inggrisku. Karena di situs ini
kita bercakap-cakap dengan orang asing menggunakan Bahasa Inggris. Biasanya,
setelah kita membuka situs ini dan memulai percakapan, akan tampil tulisan “You” dan “Stranger” di monitor. “You”
berarti kita dan “Stranger” berarti
orang asing.
Untuk
mulai percakapan, biasanya aku mengetik kata, Hi. Asl please. Asl merupakan kependekan dari age, sex, live, yang artinya di bahasa indonesia adalah umur, jenis
kelamin, tempat tinggal. Biasanya, bila kita menuliskan tempat tinggal, hanya
disebutkan negara dimana kita tinggal.
Akhirnya
aku mulai percakapan tersebut. Seperti yang sudah aku bilang, aku memulai
percakapan dengan mengetik,”Hi. Asl
please.”
Stranger menjawab, “You first”.
Aku
jawab, “12 f indonesia”. Bagi yang
belum tahu, f adalah singkatan dari female yang berarti perempuan dan m
singkatan dari male yang artinya laki-laki.
Setelah
itu Stranger jawab,”ow too old for me”.
Ternyata nenurutnya aku terlalu tua. Hahaha.. Lalu Stranger memutuskan
percakapan ini.
Aku
mulai percakapan baru dan ku lihat di monitor, Stranger telah menulis,“Hey. Asl please”.
Aku
menjawab,”You first”
”26 m. And you? ”, jawabnya tanpa
menuliskan dimana dia tinggal.
Aku
jawab lagi,”12 f Indonesia”. Dan lagi-lagi
Stranger memutuskan percakan tersebut. Mungkin, karena aku terlalu muda.
Aku
mulai lagi percakapan baru. Lalu aku ketik kata,”Hi”
Stranger
menjawab,”Hey. Asl?”
Aku
jawab lagi seperti percakapan-percakapan sebelumnya, yaitu,”12 f Indonesia. And you?”
Stranger
menjawab,”13 m Indonesia”. Dalam
pikiranku berpikir, pasti Strangernya
bisa berbahasa Indonesia. Lalu aku ketik,“Berarti kamu bisa bahasa
Indonesia dong?” .
“Cool” jawab Stranger yang masih dengan
bahasa inggris. Aku curiga, jangan-jangan Strangernya bukan orang Indonesia. Akhirnya,
karena aku merasa di bohongi, aku putus saja percakapan ini. Akhirnya aku
kembali memulai percakapan baru lagi.
Dan
lagi-lagi di monitor sudah tertulis,”Hi.
Asl” dari Stranger.
Aku jawab lagi dengan, “12 f Indonesia. And you??”.
Stranger jawab,”13 f Indonesia”
Aku bertanya,”Kamu bisa bahasa
Indonesia kan?”. Aku ingin memastikan kali ini benar-benar orang Indonesia.
“Bisa donk. Dari Indonesia gitu.”
jawab Stranger. Aku terkejut tetapi tidak terlalu terkejut, karena sebelum percakapan
ini, aku juga sudah pernah bercakap-cakap dengan orang Indonesia. Percakapan
tersebut mulai seru.
“Kamu tinggalnya dimana?”, tanyaku.
“Magelang. Tau Magelang nggak? Klo
kamu?”, jawab Stranger. Dan rasa terkejutku semakin bertambah karena aku juga
tinggal di Magelang.
“Aku juga di Magelang. Kamu
sekolahnya dimana?”, tanyaku penasaran.
“Di smpn 1 magelang. Kamu?”, balas
Stranger. Rasa terkejutku terus bertambah dan bertambah. Ternyata Stranger juga
sekolah di SMP N 1 Magelang. Saat itu Febri teman di sebelahku melihat monitor
komputerku dan membaca percakapanku di omegle. Dia juga terkejut. Lalu dia
memberi komentar,”Mungkin Strangernya kakak kelas”. Dalam pikiranku juga bekata
begitu.
“Aku juga di smp 1 magelang.” balasku.
“Ah kamu bohong ya?” jawab Stranger
tidak percaya.
“Bener!!!”, jawabku.
“Kamu
kelas berapa?” Tanya Stranger lagi.
“Kelas
7. Di kelas 7B.” Percakapanku terhenti sejenak karena tiba-tiba aku dipanggil
oleh Arizka teman sekelasku. Dia bertanya,”Kamu lagi buka omegle ya?”
“Iya.” jawabku.
“Oh, ternyata Ica yang lagi buka
omegle.”, kata Arizka kepada Utari. Tanpa pikir panjang, aku rasa, aku sudah mengerti permasalahannya.
Aku langsung pergi ke tempat duduk Utari, mumpung sekarang Pak Riyanto sedang
tidak ada di meja guru. Aku ingin melihat monitor komputer Utari. Setelah aku
lihat, ternyata Utari sedang membuka
omegle dan percakapannya sama dengan yang ada di monitor komputerku. Utari juga
pergi ke monitorku untuk melihat percakapanku di omegle. Setelah melihat
monitor Utari aku langsung berkata,”Ternyata bener Strangernya Utari…”.
Retno,
teman sekelasku yang duduk di sebelah kanan Utari juga sudah mengerti
permasalahannya, dan begitu mendengar perkataanku, ia langsung tertawa.
Teman-teman lain yang mengerti permasalahan ini juga ikut tertawa. Aku dan
Utari pun juga ikut tertawa.
Saat
itu rasa terkejut Utari dan rasa terkejutku memuncak. Perasaanku campur aduk,
ada rasa terkejut, tidak percaya, geli, ah pokoknya banyak. Ini benar-benar
kesempatan yang langka. Bayangkan, di omegle, kita dapat bertemu dengan
orang-orang dari seluruh dunia. Tetapi sekarang aku bertemu dengan orang
Indonesia yang sama-sama di Magelang, bersekolah di SMP N 1 Magelang kelas 7B
dan berada di laboratorium PTD. Hal ini benar-benar hal yang tidak biasa. Kok bisa ya? begitulah tanya dalam
hatiku.
Setelah melihat monitor komputer
Utari aku langsung kembali ke tempat dudukku yang masih dengan perasaan tidak
menyangka. Setelah duduk, Febri berkata,”Dulu kan, Kreiton pernah ngomong,
kemungkinan kalo sekelas bisa ketemu di omegle itu 1:1.000.000.000. Yang
dibilang Kreiton itu mungkin bener, tapi perbandingannya mungkin nggak sebesar
itu. Sekarang kita punya bukti kalau perbandingannya nggak akan sebesar itu”. Aku
mengangguk. Tetapi, sayangnya hari itu aku dan Febri tidak bisa membuktikannya kepada
Kreiton, karena Kreiton tidak masuk sekolah. Dia sedang mengikuti Lomba Robotik
di Jakarta.
Karena hal ini kesempatan langka,
aku dan Utari tidak mau memutuskan percakapan ini sampai bel istirahat
berbunyi. Akhirnya bel tanda istirahat berbunyi. Dengan terpaksa aku memutuskan
percakapan ini. Untuk kenang-kenangan dan bukti, aku cepat-cepat menyuruh Utari
untuk meng-copy percakapanku dan
Utari di omegle, lalu disimpan di flashdish Utari. Aku tidak bisa meng-copy
percakapan tadi karena aku tidak membawa flash-disk.
Setelah
selesai istirahat, dimulai pelajaran Bahasa Indonesia. Waktu itu, guru Bahasa
Indonesia kami, Bu Rita, meminta kami untuk membuat cerita tentang
pengalaman
yang mengesankan. Kebetulan sekali, aku ingin membuat cerpen tentang kejadian
tadi, di Laboratorium PTD untuk mengenangnya. Pengalaman ini adalah pengalaman
yang berkesan dan langka, oleh karena itu, aku akan mengingatnya selalu.
Disusun
Oleh:
Nama : Frisalia Briliantia Dini
Kelas : 7B
Absen : 8
Label:
cerita lucu,
cerita unik,
Contoh cerpen,
kelas 7,
pengalaman pribadi
Lokasi:
Magelang, Indonesia
Sholat Dhuha dan Manfaatnya
Keutamaan, Manfaat, Rahasia Sholat Dhuha
Dari
Abu Dzar, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda: “Pada pagi
hari setiap tulang (persendian) dari kalian akan dihitung sebagai sedekah. Maka
setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil
adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, memerintahkan kebaikan (amar
ma’ruf) dan melarang dari berbuat munkar (nahi munkar) adalah sedekah. Semua
itu cukup dengan dua rakaat yang dilaksanakan di waktu Dhuha.”
[HR. Muslim, Abu Dawud dan riwayat Bukhari dari Abu Hurairah]
[HR. Muslim, Abu Dawud dan riwayat Bukhari dari Abu Hurairah]
Dari
Abu Hurairah, ia berkata: “Kekasihku Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah
berwasiat kepadaku tiga perkara: [1] puasa tiga hari setiap bulan, [2] dua
rakaat shalat Dhuha dan [3] melaksanakan shalat witir sebelum tidur.”
[HR. Bukhari, Muslim, Turmuzi, Abu Dawud, Nasa’i, Ahmad dan Ad-Darami]
[HR. Bukhari, Muslim, Turmuzi, Abu Dawud, Nasa’i, Ahmad dan Ad-Darami]
Dari
Abud Darda, ia berkata: “Kekasihku telah berwasiat kepadaku tiga hal. Hendaklah
saya tidak pernah meninggalkan ketiga hal itu selama saya masih hidup: [1]
menunaikan puasa selama tiga hari pada setiap bulan, [2] mengerjakan shalat
Dhuha, dan [3] tidak tidur sebelum menunaikan shalat Witir.”
[HR. Muslim, Abu Dawud, Turmuzi dan Nasa’i]
[HR. Muslim, Abu Dawud, Turmuzi dan Nasa’i]
Dari
Anas [bin Malik], bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha sebanyak 12 (dua belas) rakaat, maka
ALLAH akan membangunkan untuknya istana di syurga”.
[HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan]
[HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan]
Dari
Abu Said [Al-Khudry], ia berkata: Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam mengerjakan shalat Dhuha, sehingga kami mengira bahwa beliau tidak
pernah meninggalkannya. Dan jika beliau meninggalkannya, kami mengira
seakan-akan beliau tidak pernah mengerjakannya”.
[HR. Turmuzi, hadis hasan]
[HR. Turmuzi, hadis hasan]
Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Shalat Dhuha itu dapat mendatangkan
rejeki dan menolak kefakiran. Dan tidak ada yang akan memelihara shalat Dhuha
melainkan orang-orang yang bertaubat.”
[HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan]
[HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan]
Anjuran
Shalat Dhuha
Dari
Aisyah, ia berkata: “Saya tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam menunaikan shalat Dhuha, sedangkan saya sendiri
mengerjakannya. Sesungguhnya Rasulullah SAW pasti akan meninggalkan sebuah
perbuatan meskipun beliau menyukai untuk mengerjakannya. Beliau berbuat seperti
itu karena khawatir jikalau orang-orang ikut mengerjakan amalan itu sehingga
mereka menganggapnya sebagai ibadah yang hukumnya wajib (fardhu).”
[HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ahmad, Malik dan Ad-Darami] ditulis di blog fadlie.web.id
[HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ahmad, Malik dan Ad-Darami] ditulis di blog fadlie.web.id
Dalam
Syarah An-Nawawi disebutkan:
Aisyah berkata seperti itu karena dia tidak setiap saat bersama Rasulullah. Pada saat itu Rasulullah memiliki istri sebanyak 9 (sembilan) orang. Jadi Aisyah harus menunggu selama 8 hari sebelum gilirannya tiba. Dalam masa 8 hari itu, tidak selamanya Aisyah mengetahui apa-apa yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di rumah istri beliau yang lain.
Aisyah berkata seperti itu karena dia tidak setiap saat bersama Rasulullah. Pada saat itu Rasulullah memiliki istri sebanyak 9 (sembilan) orang. Jadi Aisyah harus menunggu selama 8 hari sebelum gilirannya tiba. Dalam masa 8 hari itu, tidak selamanya Aisyah mengetahui apa-apa yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di rumah istri beliau yang lain.
Waktu
Afdol untuk Shalat Dhuha
Dari
Zaid bin Arqam, bahwa ia melihat orang-orang mengerjakan shalat Dhuha [pada
waktu yang belum begitu siang], maka ia berkata: “Ingatlah, sesungguhnya mereka
telah mengetahui bahwa shalat Dhuha pada selain saat-saat seperti itu adalah
lebih utama, karena sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda: “Shalatnya orang-orang yang kembali kepada ALLAH adalah pada waktu
anak-anak onta sudah bangun dari pembaringannya karena tersengat panasnya
matahari”.
[HR. Muslim]
[HR. Muslim]
Penjelasan:
Anak-anak onta sudah bangun karena panas matahari itu diqiyaskan dengan pagi hari jam 08:00, adapun sebelum jam itu dianggap belum ada matahari yang sinarnya dapat membangunkan anak onta.
Anak-anak onta sudah bangun karena panas matahari itu diqiyaskan dengan pagi hari jam 08:00, adapun sebelum jam itu dianggap belum ada matahari yang sinarnya dapat membangunkan anak onta.
Jadi
dari rincian penjelasan diatas dapat disimpulkan waktu yg paling afdol untuk
melaksanakan dhuha adalah Antara jam 08:00 ~ 11:00
Jumlah
Rakaat Shalat Dhuha
>>
4 RAKAAT
Dari Mu’dzah, bahwa ia bertanya kepada Aisyah: “Berapa jumlah rakaat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika menunaikan shalat Dhuha?”
Aisyah menjawab: “Empat rakaat dan beliau menambah bilangan rakaatnya sebanyak yang beliau suka.” [HR. Muslim dan Ibnu Majah]
Dari Mu’dzah, bahwa ia bertanya kepada Aisyah: “Berapa jumlah rakaat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika menunaikan shalat Dhuha?”
Aisyah menjawab: “Empat rakaat dan beliau menambah bilangan rakaatnya sebanyak yang beliau suka.” [HR. Muslim dan Ibnu Majah]
>>
12 RAKAAT
Dari Anas [bin Malik], bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha sebanyak 12 (dua belas) rakaat, maka ALLAH akan membangunkan untuknya istana di syurga”.
[HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan]
Dari Anas [bin Malik], bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha sebanyak 12 (dua belas) rakaat, maka ALLAH akan membangunkan untuknya istana di syurga”.
[HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan]
>>
8 RAKAAT
Dari Ummu Hani binti Abu Thalib, ia berkata: “Saya berjunjung kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada tahun Fathu (Penaklukan) Makkah. Saya menemukan beliau sedang mandi dengan ditutupi sehelai busana oleh Fathimah putri beliau”.
Ummu Hani berkata: “Maka kemudian aku mengucapkan salam”. Rasulullah pun bersabda: “Siapakah itu?” Saya menjawab: “Ummu Hani binti Abu Thalib”. Rasulullah SAW bersabda: “Selamat datang wahai Ummu Hani”.
Sesudah mandi beliau menunaikan shalat sebanyak 8 (delapan) rakaat dengan berselimut satu potong baju. Sesudah shalat saya (Ummu Hani) berkata: “Wahai Rasulullah, putra ibu Ali bin Abi Thalib menyangka bahwa dia boleh membunuh seorang laki-laki yang telah aku lindungi, yakni fulan Ibnu Hubairah”.
Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “sesungguhnya kami juga melindungi orang yang kamu lindungi, wahai Ummu Hani”.
Ummu Hani juga berkata: “Hal itu (Rasulullah shalat) terjadi pada waktu Dhuha.”
[HR. Muslim]
Dari Ummu Hani binti Abu Thalib, ia berkata: “Saya berjunjung kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada tahun Fathu (Penaklukan) Makkah. Saya menemukan beliau sedang mandi dengan ditutupi sehelai busana oleh Fathimah putri beliau”.
Ummu Hani berkata: “Maka kemudian aku mengucapkan salam”. Rasulullah pun bersabda: “Siapakah itu?” Saya menjawab: “Ummu Hani binti Abu Thalib”. Rasulullah SAW bersabda: “Selamat datang wahai Ummu Hani”.
Sesudah mandi beliau menunaikan shalat sebanyak 8 (delapan) rakaat dengan berselimut satu potong baju. Sesudah shalat saya (Ummu Hani) berkata: “Wahai Rasulullah, putra ibu Ali bin Abi Thalib menyangka bahwa dia boleh membunuh seorang laki-laki yang telah aku lindungi, yakni fulan Ibnu Hubairah”.
Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “sesungguhnya kami juga melindungi orang yang kamu lindungi, wahai Ummu Hani”.
Ummu Hani juga berkata: “Hal itu (Rasulullah shalat) terjadi pada waktu Dhuha.”
[HR. Muslim]
Tata
Cara Shalat Dhuha
- Berniat untuk melaksanakan shalat sunat Dhuha setiap 2 rakaat 1 salam. Seperti biasa bahwa niat itu tidak harus dilafazkan, karena niat sudah dianggap cukup meski hanya di dalam hati.
- Membaca surah Al-Fatihah
- Membaca surah Asy-Syamsu (QS:91) pada rakaat pertama, atau cukup dengan membaca Qulya (QS:109) jika tidak hafal surah Asy-Syamsu itu.
- Membaca surah Adh-Dhuha (QS:93) pada rakaat kedua, atau cukup dengan membaca Qulhu (QS:112) jika tidak hafal surah Adh-Dhuha.
- Rukuk, iktidal, sujud, duduk dua sujud, tasyahud dan salam adalah sama sebagaimana tata cara pelaksanaan shalat fardhu.
- Menutup shalat Dhuha dengan berdoa. Inipun bukan sesuatu yang wajib, hanya saja berdoa adalah kebiasaan yang sangat baik dan dianjurkan sebagai tanda penghambaan kita kepada ALLAH.
Catatan
·
Sebagaimana shalat sunat lainnya, Dhuha dikerjakan
dengan 2 rakaat 2 rakaat, artinya pada setiap 2 rakaat harus diakhiri dengan 1
kali salam.
·
Adapun surah-surah yang dibaca itu tidak ada hadis
yang mengaturnya melainkan sekedar ijtihad belaka, kecuali membaca Qulya dan
Qulhu adalah sunnah Rasulullah, tetapi bukan untuk shalat Dhuha, melainkan
shalat Fajr. Kita tidak dibatasi membaca surah yang manapun yang kita sukai,
karena semua Al-Qur’an adalah kebaikan.
·
Doa pun tidak dibatasi, kita boleh berdoa apa saja
asalkan bukan doa untuk keburukan.
·
Doa yang terkenal dalam mazhab Syafi’i ada pada
slide selanjutnya. Selain doa itu kita boleh membaca doa yang kita sukai. Namun
karena ada aturan mazhab, maka hendaklah kita jangan melupakan agar memulai doa
itu dengan menyebut nama ALLAH, memuji syukur kepada-NYA dan kemudian
bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Do’a Sesudah Shalat Dhuha
![]() |
| Doa sesudah sholat dhuha |
ALLAAHUMMA
INNADH-DHUHAA ‘ADHUHAA ‘UKA – WAL BAHAA ‘ABAHAA ‘UKA – WAL JAMAALA JAMAALUKA –
WAL QUWWATA QUWWATUKA – WAL QUDRATA QUDRATUKA – WAL ‘ISHMATA ‘ISHMATUKA.
ALLAAHUMMA IN KAANA RIZQII FIS-SAMAA ‘I FA ANZILHU – WA IN KAANA FIL ARDI FA AKHRIJHU – WA IN KAANA MU’ASSARAN FA YASSIRHU – WA IN KAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU – WA IN KAANA BA’IIDAN FA QARRIBHU, BIHAQQI DHUHAA ‘IKA, WA BAHAA ‘IKA, WA JAMAALIKA, WA QUWWATIKA, WA QUDRATIKA.
AATINII MAA ‘ATAITA ‘IBAADAKASH-SHAALIHIIN.
ALLAAHUMMA IN KAANA RIZQII FIS-SAMAA ‘I FA ANZILHU – WA IN KAANA FIL ARDI FA AKHRIJHU – WA IN KAANA MU’ASSARAN FA YASSIRHU – WA IN KAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU – WA IN KAANA BA’IIDAN FA QARRIBHU, BIHAQQI DHUHAA ‘IKA, WA BAHAA ‘IKA, WA JAMAALIKA, WA QUWWATIKA, WA QUDRATIKA.
AATINII MAA ‘ATAITA ‘IBAADAKASH-SHAALIHIIN.
Artinya:
“Wahai
ALLAH, bahwasanya waktu Dhuha itu waktu Dhuha-MU – dan kecantikan adalah
kecantikan-MU – dan keindahan adalah keindahan-MU – dan kekuatan adalah
kekuatan-MU – dan kekuasaan adalah kekuasaan-MU – dan perlindungan itu adalah
perlindungan-MU.
Wahai ALLAH,
jikalau rejekiku masih diatas langit, maka turunkanlah – Dan jikalau ada
didalam bumi maka keluarkanlah – dan jikalau sukar maka mudahkanlah – dan jika
haram maka sucikanlah – dan jikalau masih jauh maka dekatkanlah dengan berkat
waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-MU.
Limpahkanlah
kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambamu yang
shaleh.”
Lokasi:
Magelang, Indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)

